Inilah Beberapa Sebab, Mengapa Judi Dilarang

Inilah Beberapa Sebab, Mengapa Judi Dilarang – Judi merupakan sebuah permainan dengan menyerahkan taruhan, dan diberikan kepada yang menang. Biasanya, di dalam permainan judi, para pemain harus memilih salah satu dari pilihan yang tersedia. Kemudian, akan keluar satu hasil dari semua pilihan pemain. Pemain yang pilihannya salah, harus menyerahkan taruhannya kepada pemenang.

Sebelum permainan judi dimulai, biasanya para pemain telah menetapkan aturan permainan terlebih dahulu. Di antaranya adalah jumlah taruhan yang diberikan. Terkadang, ada seseorang yang disebut dengan bandar, yang menjadi pusat sekaligus penerima taruhan jika para pemain kalah berjudi.

Salah satu hal yang dianggap termasuk ke dalam perjudian adalah undian. Undian dianggap sebagai judi karena menentukan pilihan secara acak. Biasanya dilakukan untuk menentukan seorang pemenang untuk mendapatkan hadiah.

Jika dalam permainan judi telah disepakati peraturan dan keputusannya, lalu Agen Togel Online ? Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui alasan di larangnya permainan judi.

Tidak Adil

Jika Anda telusuri lebih jauh, Anda akan menemukan bahwa permainan judi mengandung prinsip ketidak adilan. Sebab, para pemain yang terlibat dalam perjudian menginginkan sesuatu yang bukan hak mereka. Salah satu contohnya adalah memenangkan properti atau pun sejumlah uang.

Para pemain judi itu tidak melakukan suatu pekerjaan untuk mendapatkan apa yang mereka harapkan. Hanya bermodal keberuntungan dari mengundi nasib di ‘meja’ judi, sebagian pemain mendapatkan sesuatu yang besar. Sebagian lagi justru kehilangan harta yang telah mereka pertaruhkan.

Serakah dan Malas

Alasan kedua mengapa judi dilarang adalah karena berjudi dapat memupuk keserakahan para pemainnya. Tanpa perlu lelah bekerja, mereka berebut untuk mendapatkan hadiah yang seharusnya bukun untuk mereka. Ketika seorang penjudi mendapatkan barang taruhan, ia akan terus bermain lagi untuk mendapatkan taruhan yang lebih banyak.

Dengan keberuntungannya itu, pemenang judi akan terus bermain karena menganggap ia akan menang lagi. Sehingga ia lupa waktu dan meninggalkan pekerjaan penting lainnya. Ia lebih senang mengundi kekayaan dengan berjudi, daripada harus lelah-lelah bekerja.

Seseorang yang senang bermain judi juga akan membenci pekerjaan yang butuh keseriusan dan bermanfaat. Sebab, ia telah merasakan asik-nya bermalas-malasan dengan bermain judi. Secara bertahap, ia akan kehilangan rasa hormat terhadap usaha yang dilakukan orang lain.

Rasa Penasaran yang Mengakibatkan Kecanduan

Seseorang yang kalah dalam bermain judi, biasanya akan bertanya-tanya tentang hasil yang keluar setelah ia keluar dari permainan. Ia penasaran dan akhirnya ikut lagi dan lagi dalam bermain judi.

Seseorang yang ikut bermain judi layaknya bermain game online. Ia akan terus bermain lagi dan lagi untuk mencoba peruntungan-nya.

Timbulnya Rasa Benci dan Iri

Alasan lain mengapa judi dilarang adalah karena judi dapat menimbulkan kebencian dan rasa iri terhadap orang lain. Para pemain judi yang kalah biasanya timbul kebencian terhadap pemenang yang mendapatkan taruhan-nya. Terlebih jika nilai tahuran itu cukup besar. Tak hanya itu, sesama pemain judi pasti akan timbul rasa isi, ketika melihat pemain lainnya memenangkan perjudian.

Lupa Terhadap Tuhan

Para pecandu judi secara perlahan atau pun drastis, akan meninggalkan atau melalaikan kewajibannya kepada Tuhan. Ia akan melupakan doa, atau pengharapan kepada Tuhan. Uang hasil judi akan membuatnya menjadi manusia yang serakah.

Bagi seorang pecandu judi, agama tidak lagi memiliki arti dalam hidupnya. Dalam kehidupan sehari-hari, ajaran agama juga enggan untuk ia terapkan. Judi akan membuat keseimbangan emosional-nya menjadi buruk. Serta dapat merusak kemampuan intelektual-nya.

Judi Bersifat Adiktif

Salah satu alasan mengapa judi dilarang adalah karena sifatnya yang adiktif. Seperti pada alasan di poin ke tiga, judi menimbulkan candu bagi para pemainnya. Para pecandu judi akan memaksakan diri untuk ikut bermain meski harta yang akan dipertaruhkan sudah tidak ada lagi.

Para pecandu judi bisa melakukan kejahatan lainnya untuk mendapatkan harta, seperti mencuri, atau merampok. Kemudian hasil kejahatan mereka digunakan lagi untuk bermain judi. Hal ini tentu akan menimbulkan sesuatu yang berbahaya, baik bagi individunya sendiri, maupun masyarakat. Orang yang gemar berjudi, sadar atau tidak, akan menjadi parasit dalam lingkungan masyarakat.

Itulah beberapa hal yang menjadi penyebab mengapa judi dilarang. Mungkin masih ada hal negatif lainnya tentang judi yang tidak kami rangkum dalam artikel ini. Intinya, judi adalah sebuah praktek keji yang merugikan diri sendiri, juga meresahkan masyarakat. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *